Minggu, 22 April 2012

tangisan rakyat: realita Manusia terkadang sungguh picik menginjak-...

tangisan rakyat: realita
Manusia terkadang sungguh picik menginjak-...
: realita Manusia terkadang sungguh picik menginjak-injak harga diri orang lain yang ekonomi nya rendah memang seperti inilah dunia begit...
realita

Manusia terkadang sungguh picik menginjak-injak harga diri orang lain yang ekonomi nya rendah memang seperti inilah dunia begitu menyeramkan seakan tidak bisa untuk menutup mata seolah-olah tidak terjadi apapun sebagian orang tidak akan tingggal diam jika diperlakukan demikian tetapi ini membutuhkan keberanian yang luar biasa atau sebagian orang memilih untuk diam seakan membiarkan  kan saja bersifat pasrah.hal seperti ini tentunya manusia itu lebih berfikir sehat apakah ‘aku boleh bersifat seperti itu pada orang kecil yang semesti nya aku membantu nya…’ tetapi saya rasa tidak ada orang yang berfikir demikian pada kenyataan nya mereka yang kaya akan bertindak ‘akulah orang yang paling hebat,pintar,kaya,dan berkuasa’ orang kecil akan berfikir sederhana untuk hal ini ‘inilah dunia kita lakukan saja apa yang bisa kita lakukan jangan lakukan hal yang tidak bisa kita lakukan jalani semua apa adanya dunia hanyalah sebuah kampung halaman sementara’ dan pada akhirnya orang kecil akan berusaha untuk lebih maju mengejar cita-cita menggapai mimpi berusaha sekuat tenaga menjadikan kisah buruk menjaadi sebuah pacuan untuk maju.
Sebuah kisah yang terjadi kenapa kata di atas seperti itu seperti inilah… dia adalah seorang ibu yang memiliki seorang anak mereka tinggal di sebuah kontrakan mereka hanya tinggal berdua mencari nafkah dengan berdagang  mendapatkan penghasilan lebih dari cukup berjuang sekuat tenaga dari pagi jam 07.00 sampai jam 11.00  barulah pulang kerumah jam 12 istirahat hingga pukul 13.00 setelah itu melanjudkan pekerjaan yang sudah menunggu untuk di kerjakan hingga pukul 17.00 baru selesai dan seperti ini hidup yang dijalani nya.
Hingga pada tanggal 12 april 2012 kira-kira jam 15.00 si ibu yang punya kontrakan memanggil ibu yang lagi memasak dan ada suatu hal yang konyol yang dikatakan si ibu kontrakan pada ibu yang sedang memasak, ada seekor ayam yang keadaan sudah mati di belakang rumah si ibu kontrakan dan disitu di tempat permasalahan juga ada suami si ibu punya kontrakan dan betapa mengejudkan si ibu punya kontrakan memangging ibu yang sedang memasak karna si ibu yang sedang memasak tidak tau apa-apa  si ibu yang sedang memasak mendatangi nya yang dikatakan si ibu kontrakan adalah ‘tolong buang atau kuburkan ayam itu mungkin siapa tau ayam itu berpenyakit flu burung nantik ada angin menyebar pula lalu karna si ibu kontrakan memanggil dan si ibu yang sedang memasak sudang dipanggil dan sudah datang si ibu yang sedang memasak terlanjur datang apa boleh buat si ibu ini melakukan hal itu menguburkan seekor ayam yang sudah mati itu….

dari sumber yang dapat dipercaya

Bagaimana pendapat kamu dengan hal ini…???